Lezatnya Menuntut Ilmu

Lezatnya Menuntut Ilmu

Penulis           : Qosim Nursheha Dzulhadi
Penyunting  : Ninik Handrini
Tata Letak    : Dani Ardiansyah
Cover             : Dani Ardiansyah
ISBN               : 978-602-9142-61-7
Ukuran          : vi + 136 hlm; 13 x 19 cm
Harga             : Rp 37.500 + ongkir dari Depok

Ilmu di dalam Islam merupakan fondasi amal. Lebih dari itu, ilmu dalam Islam adalah cahaya Allah, kata Imam Syafi’i (150-204 H). Itulah sebabnya seorang Mukmin di dalam Islam wajib menuntut ilmu dengan baik dan benar. Menuntut ilmu dengan baik agar tidak main-main. Dan menutut ilmu dengan benar agar ilmu yang sudah diperolehnya dapat diamalkan sesuai dengan perintah Allah: Sang ‘Alīm (Maha Mengetahui, Mahasumber Ilmu Pengetahuan). Oleh karena itu mengetahui berbagai seluk-beluk ilmu menjadi sebuah kewajiban bagi setiap individu Muslim.

Bahwa ilmu, seperti kata Buya Hamka (1908-1981) dalam Lembaga Hidup-nya (Jakarta: Pustaka Panjimas, 2001) bukan sekadar alat pencari makan dan pencari gaji, melainkan untuk mengenal Allah dan mendapatkan ridha-Nya. Lantas apa sejatinya ilmu, bagaimana cara mencarinya, bagaimana pula mengamalkannya? Dalam buku ini para pembaca akan menemukan jawabannya. Selamat membaca! [Q]

===========================================

Tertarik dengan buku ini?  Bisa pesan via SMS ke 085694771764 dengan Format : Nama, Alamat Lengkap, Judul Buku yang dipesan, Jumlah pembelian. Lalu Indiepro akan mengkonfirmasi ongkos kirim ke alamat kamu.

Setelah itu, kamu bisa transfer uang pembelian + Ongkos kirim ke no rekening berikut ini :

BSM an Dani Ardiansyah No.:7024028091 (cab. Jkt. Hasanudin)
BCA an Dani Ardiansyah No.:8690871883 (cab. Depok)

So, what u waiting for? Pesan sekarang juga!

Ilmu di dalam Islam merupakan fondasi amal. Lebih dari itu, ilmu dalam Islam adalah cahaya Allah, kata Imam Syafi’i (150-204 H). Itulah sebabnya seorang Mukmin di dalam Islam wajib menuntut ilmu dengan baik dan benar. Menuntut ilmu dengan baik agar tidak main-main. Dan menutut ilmu dengan benar agar ilmu yang sudah diperolehnya dapat diamalkan sesuai dengan perintah Allah: Sang ‘Alīm (Maha Mengetahui, Mahasumber Ilmu Pengetahuan). Oleh karena itu mengetahui berbagai seluk-beluk ilmu menjadi sebuah kewajiban bagi setiap individu Muslim.
Bahwa ilmu, seperti kata Buya Hamka (1908-1981) dalam Lembaga Hidup-nya (Jakarta: Pustaka Panjimas, 2001) bukan sekadar alat pencari makan dan pencari gaji, melainkan untuk mengenal Allah dan mendapatkan ridha-Nya. Lantas apa sejatinya ilmu, bagaimana cara mencarinya, bagaimana pula mengamalkannya? Dalam buku ini para pembaca akan menemukan jawabannya. Selamat membaca! [Q]

Chat dengan kami