Keluarga & Pendidikan

0

Judul : Keluarga & Pendidikan Pilar Utama Membentuk Generasi Tangguh
No. ISBN : 978-602-7770-62-1
Penyusun : Saparudin
Tahun terbit : 2013
Dimensi : vii + 139 hlm; 14 x 21 cm
Jenis Cover : Soft Cover
Kategori : Pendidikan
Harga : Rp 35.000 + ongkir dari Depok
Stok : Order by SMS >> 085773518074 : Nama, Alamat, Judul, Jumlah pesanan

Dengan semakin pesatnya dunia yang mengglobal, maka diperlukan Generasi tangguh untuk menghadapi tantangan dan hambatan di masa yang akan datang. Salah satu bentuk peningkatan dan pengembangan kualitas atau kemampuan sumber daya manusia melalui dimensi keluarga yang baik dan pendidikan yang memadai.

Peran keluarga dalam tumbuh kembang anak sangat penting, sejak anak baru berupa janin dalam kandungan, bahkan, saat terjadi proses konsepsi sesungguhnya sudah terjadi proses pendidikan.

Dalam proses perkembangan pembangunan umat manusia tidak dapat dipisahkan antara keluarga dengan pendidikan, karena keluarga tempat utama dan pertama dalam proses pendidikan untuk melakukan komunikasi.

Keluarga merupakan unit organisasi terkecil dalam proses kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, orang mungkin berpendapat bahwa keluarga hanya tempat untuk saling memberikan apa yang dibutuhkan tetapi kenyataan bahwa keluarga tempat untuk memproses pendidikan yang dilakukan secara informal terhadap generasi penerus yang akan melanjutkan keturunan, keberlangsungan kehidupan untuk mengisi pembangunan

Untuk mencetak generasi muda yang cemerlang dibutuhan keterpaduan antara keluarga dan sekolah, tanpa ada sinergi antara keduanya sulit untuk mencapai generasi yang betul-betul menjadi generasi harapan bangsa untuk mengisi pembangunan.

Catatan Hati Sang Guru

0

 

Judul : Catatan Hati Sang Guru
No. ISBN : 978-602-7770-29-4
Penulis : Arian Sahidi
Tahun terbit : 2012
Dimensi : xx + 170 hlm; 13 x 19 cm
Jenis Cover : Soft Cover
Kategori : Inspirasi, Pendidikan,
Harga : RP 35,000 + ongkir
Stok : POD | (Order by SMS >> 085773518074 : Nama, Alamat, Judul, Jumlah pesanan)

Suatu pengalaman merupakan pelajaran yang sangat berharga bagi manusia karena pengalaman bisa dievaluasi, diperbaiki, dan dikenang, baik manis maupun pahit akan menjadi bahan cerita kepada orang setelahnya. Terlepas dari diri kita maupun pengalaman orang lain yang tertulis, akan membawa manfaat lebih banyak bagi yang membaca. Seperti kebiasaan menulis diary misalnya, akan mengingatkan bagi si pelaku maupun orang lain akan kejadian yang telah dialaminya.

si buku ini merupakan pengalaman nyata seorang guru di SMP Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto. Ia mengajak kepada kita semua, khususnya guru, pendidik, atau pemerhati pendidikan untuk membiasakan menuliskan pengalaman yang ada, baik suka maupun duka agar menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi orang yang membacanya.

Bulan Tertutup Ranting

0

 

 

Judul : Bulan Tertutup Ranting
No. ISBN :  978-602-7770-07-2
Penulis : Trimo, M.Pd.
Tahun terbit : 2012
Dimensi : x + 100 hlm; 13 x 19 cm
Jenis Cover : Soft Cover
Kategori : Novel, Pendidikan,
Harga : RP 27,500 + ongkir
Stok : POD | (Order by SMS >> 085773518074 : Nama, Alamat, Judul, Jumlah pesanan)

Glandang merupakan perkampungan yang terkepung hutan belantara. Masyarakatnya sangat sederhana dan ketinggalan informasi dari hiruk-pikuk kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Begitu juga dalam memaknai pentingnya pendidikan. Masyarakat beranggapan bahwa Sekolah Dasar yang dibangun di tengah perkampungan mereka hanya sekadar tempat untuk mengajar membaca, menulis, dan berhitung. Tidak lebih dari itu.

Sebagian besar anak yang sudah lulus SD tidak melanjutkan ke SMP karena belum merupakan “budaya” wajib yang berkembang di desa Glandang. Anak-anak memilih “angon” atau menggembala hewan ternak ke hutan dan mencari kayu bakar daripada melanjutkan ke sekolah yang lebih tinggi.

Kondisi inilah yang membulatkan tekad guru-guru SD di perkampungan itu untuk bekerja sama dengan masyarakat agar merasa “handarbeni” dan lambat laun dapat mengembangkan “budaya sekolah”. Kerjasama pihak sekolah dengan masyarakat yang dijalin mendapat sambutan yang baik.

Keberhasilan awal tersebut ternyata menggerakkan masyarakat untuk memperbaiki jalan menuju ke perkampungan dengan padat karya dan pemasangan jaringan listrik.

Guru, siswa, dan masyarakat merasa senang. Bulan yang sebelumnya tertutup ranting lambat laun bersinar, seakan memberi secercah harapan bagi kemajuan pendidikan di desa Glandang.

Strategi Pembelajaran Menulis Kreatif Puisi

0

 

 

 

Judul : Strategi Pembelajaran Menulis…
No. ISBN : 978-602-7770-25-6
Penulis : Awaluddin Syaddad
Tahun terbit : 2012
Dimensi : x + 100 hlm; 14 x 21 cm
Jenis Cover : Soft Cover
Kategori : Pendidikan
Harga : RP 25,000 + ongkir
Stok : POD | (Order by SMS >> 085773518074 : Nama, Alamat, Judul, Jumlah pesanan)

Menulis kreatif puisi merupakan salah satu kompetensi dasar dalam pembelajaran sastra di sekolah menengah pertama. Namun, pembelajaran menulis kreatif masih mengalami kendala yang sama dengan pembelajaran sastra pada umumnya.  Ketidaktepatan menggunakan strategi pembelajaran menulis kreatif puisi menjadi salah satu penyebabnya.

Strategi yang digunakan dalam pembelajaran menulis kreatif puisi masih bersifat tradisional. Umumnya guru menyampaikan materi pembelajaran dengan ceramah mulai dari kegiatan awal hingga kegiatan akhir pembelajaran. Akibatnya siswa menjadi pasif mengikuti pembelajaran menulis kreatif puisi, tidak ada umpan balik antara guru dengan siswa. Hal tersebut tentunya memunculkan kekakuan dalam pembelajaran di kelas.

Tidak hanya itu, materi pembelajaran sastra dianggap tidak dapat menumbuhkembangkan kepercayaan diri siswa dalam mengemukakan gagasan. Hal tersebut terjadi akibat tidak adanya demonstrasi karya  sastra siswa sebagai bentuk apresiasi; kurangnya media pembelajaran sastra; hilangnya motivasi siswa, munculnya sikap acuh tak acuh, dan yang lebih fatal lagi kemandirian siswa sangat minim.

Buku ini berisi strategi yang dapat digunakan guru Bahasa Indonesia dalam pembelajaran menulis kreatif puisi. Dengan menerapkan strategi tersebut dalam pembelajaran, maka pembelajaran menulis kreatif puisi tidak lagi berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga pembentukan sikap dan psikomotorik siswa.

Chat dengan kami